KOPI LIBERIKA RANGSANG MERANTI


Rp.35.000
Jl. BALAI DESA NO 28 JATI RASA, JATIASIH BEKASI




Jenis Kopi-Siapa yang tidak tahu dan tidak suka kopi? Minuman identik dengan warna hitam tentu dikenal banyak orang di seluruh dunia. Di Indonesia, kopi berlimpah dan setiap daerah memiliki karakternya sendiri.

Di Sumatra, kopi yang kita kenal mungkin adalah kopi Gayo dan kopi Lampung, tetapi di salah satu desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, di provinsi Riau, ada satu kopi yang tidak kalah dengan contoh kopi di atas.

Dengan demikian Liberika Meranti adalah nama unik kopi di desa Kedaburapat, Pulau Rangsang, di kabupaten Kepulauan Meranti.


Disebut unik karena kopi Meranti Liberika memiliki beberapa karakteristik khusus, seperti kopi yang memiliki ukuran lebih besar dari Arabika dan Robusta. Memang kulit kopi sangat kental dan tidak bisa diproses secara manual.

Ketebalan kulit kopi ini membuat kopi liberika tahan untuk disimpan dalam waktu lama. Kopi Liberika juga memiliki kandungan kafein lebih rendah dari jenis kopi lainnya dan aman untuk perut.

Kopi unik yang hampir tidak ada dari kopi jenis lain adalah kemampuannya untuk tumbuh di tanah gambut yang sangat sulit untuk tumbuh.

Dalam panen, bisa mencapai 100 kg, dengan kisaran harga jual kopi, Rp 2.500 / kg. Setiap petani bisa mendapatkan 250.000 rupee setiap 20 hari.
Dalam panen, bisa mencapai 100 kg, dengan kisaran harga jual kopi, Rp 2.500 / kg. Setiap petani bisa mendapatkan 250.000 rupee setiap 20 hari. (Kompas.com)
Namun, tepatnya di desa Kedaburapat yang memiliki tanah gambut, kopi unik ini telah berhasil ditanam. Tidak salah kalau pemerintah desa dan masyarakat desa Kedaburapat terus berinovasi mengembangkan perkebunan kopi Meranti Liberika ini.

Al-Hakim, salah satu petani kopi Liberika Meranti, mengatakan bahwa kopi itu berbeda dari kopi Arabika atau Robusta, yang juga tumbuh di dataran tinggi.

"Biji kopi Meranti Liberika dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian hanya 1 meter di atas permukaan laut. Meskipun tanah gambut ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi, kopi Liberika sebenarnya tumbuh dan ditanami dengan sukses di muka bumi ini, "kata Hakim saat melakukan pertemuan dengan desa Kedabu. Pertemuan, Riau, Rabu (9/4/2019).

Menurut hakim, berkat kemampuannya untuk tumbuh di tanah gambut, kopi liberal sekarang menjadi produk unggulan di desa Kedaburapat. Ini juga mengandung pinang dan kelapa.

Baca Juga:

KOPI ROBUSTA TEMANGGUNG




Reviews:

Posting Komentar

Indonesian Technology © 2014 - Designed by Templateism, Distributed By Blogger Templates | Templatelib

Contact us

Gambar tema oleh enot-poloskun. Diberdayakan oleh Blogger.